About The Little Miss Sunshine


A completion…
June 27, 2006, 11:04 am
Filed under: One Fine Day...

"Friends are born, not made."

Malam ini adalah salah satu malam yang berarti dalam hidupku.
Ketika ‘diam’ mendongengkan seribu kisah,.. ketika ’sunyi’ menjelma sejuta pesona rasa. (ah, I hate the melancholy me… sok puitis banget, huhu…)

But really,… aku selalu menantikan momen ini, ketika dengan diam menjadi percakapan yang terindah antara dua insan.

Hmm… bukannya naif neh, tapi beneran pernah terlintas dalam benakku, apakah ’sahabat sejati’ itu pernah eksis. Well, i don’t remember i am really being one, yet,.. i’m afraid. Semua orang punya sahabat karib, tapi sahabat sejati…?

Aku begitu egois ingin memenangkan setiap pertempuran… kadang aku juga terlalu sibuk dengan urusanku sendiri dan lupa bahwa ada seseorang yang sedang membutuhkan tumpuan. Dan ketika kutelusuri wajah2 orang yang paling berarti di dalam hidupku, ada ragu… apakah aku telah menjadi seorang ’sahabat’ untuk mereka… hmm,.. being someone who really knows about them, who was hurt by them (because I expect so much), but still love them as who they really are…?

Ngak munafik, terus terang aja aku takut aku belum pernah menjadi seorang sahabat sejati…

Malam ini, aku menemukan bibit-bibit itu di mata mereka,..

Namun aku begitu takut,… takut kalau hal yang sama terjadi lagi, ketika kepercayaan dan cinta yang kuberi, hanya berujung dengan perpisahan dan ‘lose contact’ karena jarak yang memisahkan. Memang benar apa kata Kathie, persahabatan ngak bisa dipaksakan, it is not made,… but born.

And we have made the bonding, guys! Now, what we need to do, is to keep and cultivate the seeds… well, it ain’t easy of course.

A very deep appreciation and acknowledgement to my trainers, Janet and Shanaz,… sekarang aku telah belajar untuk mememangkan semua prajurit dalam setiap pertempuran, win-win solution… tanpa mereka tidak akan ada persahabatan ini, tanpa mereka aku tidak akan pernah tahu kelemahan dan kekuranganku. Terima kasih karena telah mengajarkanku untuk percaya pada hati nurani, dan menjadi diriku sendiri.

I love you all.

And this completion of course, will be a beginning to my another cause to champion, my own life…



Maksudku gutfeel…
June 22, 2006, 12:21 pm
Filed under: The Two Side Coins...

"Follow your gutfeel lah…"

Begitulah kalimat yang sering aku dengar dari mulut Janet, trainerku di 95%. Bingung, dan bengong… itu reaksiku pertama kali. Maksudnya apa seh?

Nasib baik (atau malah bego) pertanyaanku (baru) terjawab minggu lalu. Ketika ‘palaku udah hampir meledak gara2 mikirin ide buat ‘Cause to Champion.’ Ternyata gutfeelku yang mengatakan bahwa ideku blum maksimal n hanya bisa jalan temporary itu bener banget. Pasalnya,… ati-ku bener2 ngak sreg dan ngak tenang selama 3 ari, butek, dan eneg… karena aku tahu aku ngak bisa nutup seeblah mata sama apa yang sepatutnya perlu kubenahi terlebih dahulu sebelum proceed ke creative work, yaitu ‘program’ YS… (well…well.. maap kalo cuma aku yang ngerti, malas diungkit dari pertama lage seh). Setelah ngorbol ngarol ngidul di ‘yong tau fu’ session dengan Norman, akhirnya aku memutuskan untuk ikut kata hati, mendesign ulang program mingguan Youth Section, baru kemudian buat promotion itemnya. Well, walaupun yang ini ngak di-presentasiin, at least, aku ngak bohongin sendiri dengan membanggakan produkku yang kemasannya maish kurang menarik itu. Ternyata dengan menghabiskan waktu extra untuk sesuatu yang intangible bisa berefek banyak sama seluruh strategy-ku, n yang paling penting,… kepercayaanku pada produk yang kujual.

Anyway, sebelum semua pada bingung dan aku ikutan bingung.. mending kututup saja blog ari ini dengan,.. selamat tengah malam.

YeHa* 23 June 2006. 03.21 am   

PS: Thanx boeat Wilson yang udah jadi doctor-spellingku.. Haha.. malu..malu…